Karena pemanasan global dan perubahan iklim yang terjadi,
ukuran ikan akan berkurang hingga 20 persen pada tahun 2050.

(Thinkstockphoto)
Pemanasan air laut karena pemanasan
global yang tengah terjadi di planet ini diduga mengakibatkan ukuran ikan
mengecil. Penelitian yang dipublikasikan oleh Nature Climate Change, menggambarkan berkurangnya ukuran maksimum para ikan
karena air yang lebih hangat dan oksigen yang lebih sedikit.
"Kami
terkejut melihat perubahan ukuran ini," jelas pemimpin penelitian, William
Cheung. "Ikan laut umumnya dapat merespon dengan perubahan iklim yang
terjadi, akan tetapi ada efek besar yang dihasilkan oleh perubahan iklim,"
tambahnya.
Aplikasi penelitian tentang ikan
yang mengecil karena sedikitnya oksigen ini adalah kali pertama di dunia,
setelah penelitian yang dilakukan oleh Daniel Pauly 30 tahun lalu. Dalam
penelitian, Pauly menyebutkan bahwa oksigen adalah tantangan yang rutin dilakukan
oleh ikan untuk berkembang.
"Air yang lebih hangat dan
oksigen yang menipis karena perubahan iklim akan mempersulit ikan untuk
berkembang, singkatnya, mereka berhenti berkembang," papar Daniel dalam
penelitiannya.
Penelitian yang dilakukan oleh
William Cheung, menggunakan 600 spesies ikan dari berbagai belahan laut di dunia. Kemudian,
mereka menemukan bahwa ukuran tubuh ikan dapat berkurang hingga 20
persen pada tahun 2050, tergantung dari wilayah mana yang terkena dampak
pemanasan global lebih parah.
(Arief Sujatmoko. Sumber: physorg,
independent, theaustralian)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar